HIKMAT DAN SAKRALNYA PROSESI ADAT JAWA

Pesta pernikahan merupakan sesuatu yang sangat di idam-idamkan oleh seseorang untuk mengenang moment terindah dalam hidup baru mereka dengan orang tercinta. Seseorang menikah dengan berbagai makna yang diyakininya dalam hidup seperti sebagai bentuk ketaqwaan terhadap Tuhan, Mengikuti Sunnah Nabi dan Rosul, Untuk membedakan antara nikmat dunia dan akhirat, Terciptakanya suatu ketenangan jiwa dan menambah cinta kasih terhadap sesama, mendapatkan keturunan yang baik dapat menjaga kehormatan seorang wanita serta menjaga kemaluan dan pandangan, dan masih banyak lagi.

Banyak konsep yang di miliki oleh seseorang untuk menyelenggarakan pernikahan salah satu upacara pernikahan dapat berasal dari kota dimana calon pengantin tinggal seperti halnya pernikahan jawa dengan balutan adat Jawa yang kenal dilakukan oleh orang asli Jawa. Pernikahan adat Jawa dapat melambangkan suatu pertemuan antara seorang pengantin wanita yang cantik dengan pria yang gagah dalam suatu suasana kerajaan yang ada di Jawa. Sehingga kedua mempelai dapat menjadi raja dan ratu di dalam acara pernikahan mereka dengan menggunakan Adat Jawa dalam satu hari penuh. Biasanya acara pernikahan ini di adakan pada rumah orang tua pengantin wanita, orang tua pengantin wanita yang menyelenggaran upacara pernikahan ini.

Di dalam Pernikahan Jawa terdapat beberapa prosesi yang wajib untuk dijalankan sebagai ritual adat jawa diantaranya yaitu:

  1. Persiapan Pernikahan

Dengan persiapan pernikahan ini di usahakan agar jalan menuju tahap per tahap lancar dan tanpa ada hambatan. Di adat jawa pemaes menjadi peran utama yang mengurusi dandanan serta pakaian pengantin. Disini lah yang identik dengan pernikahan jawa itu sendiri yaitu dengan paesan Jawa.

  1. Pasang Dekorasi

Dekorasi pernikahan biasanya dilakukan sehari sebelum pesta pernikahan itu di mulai. Di depan pintu rumah pengantin wanita di pasang dengan hiasan tratag atau tenda dan tarub  yang mana hiasan dari janur atau daun kelapa muda sehingga menandakan bahwa keluarga tersebut memiliki acara hajatan atau mantu.Selain itu dekorasi lain yaitu dengan adanya kembar mayang dimana terdapat ornamen kecil dari rangkaian akar, daun, batang bunga dan buah yang di yakini sebagai kebijaksanaan dan motivasi bagi kedua pengantin untuk menjalani kehidupan barunya. Ada juga pasang tuwuhan yang diletakan di tempat siraman yang berubah tumbuh-tumbuhan di harapkan pengantin tersebut dapat segera memperoleh buah hati.

  1. Prosesi Siraman

Di dalam prosesi tersebut di maknai bahwa dapat membersihkan jiwa dan raga. Acara siraman biasanya di adakan pada siang hari dimana kedua orang tua calon pengantin melakukan siraman untuk calon pengantin berserta di ikuti oleh keluarga besar.

  1. Acara Midodareni

Acara midodareni yaitu dimana seorang calon pengantin wanita harus tinggal di kamar mulai dari sore hingga malam hari beserta di temani oleh saudara perempuan, kerabat atau pun keluarga khusus perempuan yang akan berkunjung untuk memberikan nasihat pra pernikahan.

  1. Serah-srahan

Di acarah serah srahan tersebut terdapat seluruh keluarga calon pengantin pria untuk memberikan barang-barang kebutuhan sehari-hari untuk calon pengantin wanita mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki sehingga mereka di sebut sebagai besan.

  1. Ijab Qobul

Seperti orang menikah pada umumnya dimana seorang pengantin pria mengucapkan janji suci sehidup semati yang di saksikan oleh seluruh keluarga besar baik pria ataupun wanita di depan penghulu. Acara ijab qobul merupakan acara penting dan inti dalam pernikahan karena untuk mengesahkan jalannya pernikahan yang sakral.

  1. Acara Panggih

Panggih atau temu merupakan acara temu manten dimana pengantin pria dan pengantin wanita di pertemukan. Untuk pengantin pria diantar oleh keluarganya hingga di depan pintu gerbang sedangkan untuk pengantin wanita diantar oleh dua wanita yang di tua kannya berjalan keluar dari kamar pengantin. Orang tua dan keluarga dekat berjalan berada di belakangnya.

  1. Acara balangan suruh

Acara di mana pengantin wanita di temukan oleh pengantin laki-laki dan saling berdekatan dengan jarak sekitar 3 meter dan saling melempar sebundel daun betel dengan jeruk di dalamnya dengan benang putih. Acara ini dimaknai agar terhindar dari gangguan buruk dalam hubungan pernikahan.

  1. Acara Wiji dadi

Di acara ini dimana pengantin pria meninjak telur dengan kaki kanannya kemudian pengantin wanita mencuci kaki pengantin pria dengan air yang dicampur bunga 7 rupa. Acara ini dimaknai untukmenandakan bahwa pengantin pria siap menjadi ayah serta suami yang bertanggungjawab dan pengantin wanita akan melayani dengan setia.

  1. Tukar Cincin

Dengan adanya acara tukar cincin  maka pengantin memberikan simbol dari tanda cinta mereka.

  1. Acara Dahar Kembul

Diacara ini dimana kedua pengantin berada di kuade untuk saling menyapi makanan satu sama lain. Acara ini dimaknai bahwa mereka akan menggunakan dan menikamati kehidupan yang bahagia.

  1. Acara Sungkeman

Di dalam acara ini kedua pengantin meminta restu dengan cara bersujud di hadapan masing-masing kedua orang tua untuk meminta restu dalam menjalani kehidupan mereka yang baru.

  1. Pesta Acara Puncak Pernikahan

Setelah melewati acara prosesi pernikahan yang sangat bermakna maka pesta acara puncak pernikahan di mulai dimana kedua pengantin berada di atas kuade dan di salami oleh banyak kerabat yang ikut mendoakan untuk kehidupan mereka kedepan dan melakukan acara ramah-tamah dengan tamu undangan.

Dari adat jawa ini lah kita dapat melihat bagaimana makna pernikahan yang sangat hikmat dan sakral karena mengandung berbagai makna dalam setiap acara. Setiap orang yang berasal dari Jawa selalu ingin memakai adat Jawa ini sebagai prosesi untuk pernikahan karena terdapat suatu nilai terkesan yang di ajarkan untuk menjadi pengetahuan yang diyakini dapat dijalani setelah pernikahan.

Dapatkan informasi menarik lainnya seputar wedding hanya di Lintas Wedding (portal informasi, tips dan vendor wedding terlengkap)