Mengenal Lebih Dekat Tentang Pernikahan Keluarga Kerajaan Inggris

Perhelatan royal wedding yang diadakan Kerajaan Inggris mencuri perhatian seluruh dunia. Tentu saja dalam mengadakan acara sakral ini telah melalui berbagai macam persiapan. Tradisi royal wedding dalam keluarga Kerajaan Inggris terbilang tidak mudah. Mereka mempunyai tradisi yang cukup ketat soal upacara pernikahan. Apa saja ya tradisi yang telah diturunkan sejak beratus-ratus tahun lalu ini ?

  1. Cincin Pernikahan Harus Mengandung Emas Welsh

Sejak pernikahan Prince Albert dan Lady Elizabeth pada tahun 1923, cincin pernikahan yang diberikan untuk pengantin perempuan harus mengandung emas welsh. Emas welsh ini dinilai sebagai emas terbaik jika dibandingkan dengan emas yang berasal dari Australia dan Afrika Selatan. Tradisi ini pun berlanjut saat pernikahan Ratu Elizabeth II hingga Kate Middleton.

  1. Bunga Myrtle Harus Selalu Ada Dalam Rangkaian Bouquet Bunga Mempelai Wanita

Berbeda dengan cincin, tradisi ini ada sejak era Ratu Victoria. Bunga Mrytel ini juga dipetik langsung dari taman Mrytle tempat Ratu Victoria menanam bunga tersebut. Mrytle ini melambangkan cinta, kesuburan dan kemurnian. Gak heran jika bunga dikenal sebagai ramuan cinta.

  1. Pengantin Harus Meletakan Bouquet Diatas Makam Pahlawan

Tradisi ini berawal dari pernikahan Ratu Elizabeth pada saat itu, dia secara tak disangka meletakan bouquet yang di genggamannya di atas makam pahlawan yang tidak diketahui identitasnya. Ternyata hal ini dia lakukan untuk mengenang saudarannya, Fergus, yang gugur dalam The Battle of Loos pada tahun 1915. Selain itu Ratu Elizabeth juga melakukannya untuk menghormati jutaan orang yang tewas dan terluka pada saat Perang Dunia I.

  1. Harus Ada Foto Resmi Pernikahan

Mengabadikan momen pernikahan lewat fotografi pertama kali dilakukan pada saat pernikahan Raja Edward VII dengan Ratu Alexandra. Saat itu, hasil foto yang monochorome diberi warna untuk mendapatkan foto yang lebih berwarna. Sehingga menghasilkan gambar yang mirip dengan lukisan. Alexi Lubormirski, salah satu fotografer ternama, diipilih pangeran Harry dan Meghan Markle sebagai fotografer resmi di pernikahan mereka. Lubormirski juga telah menjadi fotografer pasangan ini sejak hari pertunangan mereka.

  1. Orange Blossom Sebagai Bagian Desain Gaun Pengantin

Pada saat hari pernikahannya, Ratu Victoria lebih memilih mengenakan Orange Blossom sebagai lambang kemurnian akhlak. Sejak saat itu, gaun pengantin sutra berwarna putih dengan aksen bunga menjadi standar pakaian pernikahan untuk generasi Victoria. Semua putri Victoria juga mengenakan Orange Blossom sebagai bagian dari desain gaun pengantin mereka. Tradisi ini pun terus berlanjut ketika The Queen menikahi Duke of Edinburgh pada tahun 1947, dimana orange blossom kembali menjadi bagian dari desain gaun pengantin.

Nah itu tadi adalah tradisi-tradisi yang selama ini dijalankan pada saat pernikahan keluarga Kerajaan Inggris.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.