Peluang dan Analisa Bisnis Catering Pernikahan di Jakarta

51960800_2056381584477640_6423770713890488320_n

Catering pernikahan bukanlah usaha yang bisa dihitung kecil. Banyak modal yang harus dikeluarkan untuk awal mula membuka usaha catering pernikahan ini. Boleh dibilang peralatan yang paling mahal adalah peralatan masak dan perlengkapan makan.

Catering pernikahan di Jakarta harus memiliki peralatan masak yang lengkap agar bisa memasak pesanan para konsumer. Peralatan masak dasar yang harus dimiliki adalah

  • Kuali, dandang dan panci besar
  • Pisau (pisau biasa dan pisau khusus daging)
  • Talenan
  • Baskom
  • Kompor
  • Ulegan, parutan dan saringan
  • Sedok masak

Peralatan di atas merupakan peralatan dasar yang harus dimiliki. Bila mau komplit, masih banyak peralatan yang bisa dibeli.
Perlengkapan Pesta Catering Pernikahan

Sebuah catering pernikahan yang baik harus memiliki perlengkapan untuk sebuah pesta pernikahan besar seperti:

  1. Piring makan
  2. Mangkok
  3. Piring kecil (untuk snack, buah)
  4. Garpu sendok
  5. Sendok sayur dan kuah
  6. Pemanas makanan
  7. Tempat nasi yang besar
  8. Gelas / air gelas
  9. Hiasan meja
  10. Meja berbagai bentuk
  11. Stand (bila klien memesan masakan stand)

Perlengkapan pesta ini wajib dan kuduh harus ada bila ingin memiliki usaha catering pernikahan yang besar.

51675480_2056381617810970_3448177402256031744_n

Memang perlengkapan di atas boleh dibeli namun perlu diingat agar tidak berlebihan dalam membeli perlengkapan yang dibutuhkan. Jangan sampai kebla-blasan dalam membeli peralatan karena belum tentu digunakan terutama untuk peralatan masak catering pernikahan.

Analisa usaha catering dan contoh proposal bisnis katering kecil kecilan antara lain : usaha katering harian dan diet sehat rumahan, catering wedding/pernikahan, rantangan harian, nasi box/kotak, ratangan anak kos, anak sekolahan, pabrik, perkantoran, catering pesta prasmanan dan masih banyak lagi jenis peluang usaha katering yang dapat dijalankan.

Diantara setiap jenis bisnis catering diatas, yang paling laris dan mengguntungkan adalah catering pernikahan. Pada setiap wedding biaya terbesar adalah makanan hingga ratusan juta jumlahnya. Tentu saja bisnis katering ini sangat menjajikan dengan omset perbulan hingga 100juta dengan keuntungan bersih sekitar 50 juta perbulan.

1. Analisa Usaha Catering Pernikahan di Jakarta

Hal pertama yang perlu ada persiapkan sebelum memulai usaha catering pernikahan
sebagai berikut :

Juru Masak
Untuk memulai bisnis ini, Anda perlu memperhatikan faktor ini, karena ini adalah salah satu kunci sukses usaha catering yang Anda bangun. Tapi jika usaha ini merupakan usaha yang baru Anda bangun, Anda bisa menghemat biaya jika Anda sendiri termasuk orang yang jago memasak masakan yang enak.

Peralatan dan perlengkapan
Anda harus menyiapkan peralatan dan perlengkapan baik itu untuk memasak maupun untuk menyajikan manakan di tempat pernikahan.

Harga bahan baku
Selain Anda harus mempersiapkan perawatan dan perlengkapan memasak makanan untuk catering, Anda juga harus mengetahui harga bahan baku dari berbagai bahan makanan. Jadi sebelum memulai usaha ini, Anda sudah mendapatkan informasi tentang berapa harga bahan yang harus Anda belanjakan setiap mendapat pesanan.

Jasa mengantar catering
setelah catering Anda siap untuk dikirim, Anda juga harus memperhatikan bagaimana Anda harus mengirim pesanan catering pernikahan Anda. Jika Anda mempunya kendaraan sendiri maka biaya jasa antar mungkin bisa lebih murah.

Jika tidak memiliki kendaraan maka Anda harus menyiapkan karyawan atau orang lain yang bisa mengatar catering yang Anda buat kepada pelanggan. Analisa usaha catering pernikahan dan contoh proposal bisnis katering wedding.

2. Modal Awal Bisnis Catering di Jakarta

Berbicara modal awal dari usaha catering penikahan, kita beri gambaran berapa modal yang harus Anda keluarkan untuk memulai bisnis ini.

Modal peralatan Catering :

Modal Kompor gas catering : 310.000
Perlengkapan catering pernikahan : 6.000.000
Peralatan memasak : 1.500.000

Peralatan catering ini adalah modal awal Anda yang nantinya juga akan dimasukan hitungan berapa bulan atau tahun Anda bisa mengembalikan modal dan mendapat keuntungan dalam bisnis catering pernikahan ini. Untuk pembelian peralatan catering awal Anda harus mengeluarkan modal sebesar 7.810.000.

Modal Bahan makanan :

Beras 50 KG @Rp.50.000/5KG = Rp. 500.000
Ayam 20 KG @Rp.30.000 = Rp. 600.000
Bumbu masakan = Rp. 250.000
Sayuran = Rp.200.000
Telur = Rp.250.000
Air mineral = Rp. 200.000
Buah = Rp. 150.000
Lain-lain = Rp. 100.000

Ini adalah modal bahan makanan yang Anda belanjakan untuk 100 porsi makanan atau tamu undangan pernikahan. Maka modal untuk bahan yang harus Anda keluarkan untuk 100 porsi makanan adalah Rp.2.250.000. Perlu modal usaha? donlot contoh proposal usaha katering pernikahan disini.

3. Perhitungan Omset dan Keuntungan Bisnis Catering Pernikahan

Untuk menghitung keuntungan usaha catering ini digambarkan orang memesan catering pernikahan di Tangerang per 100 porsi sesuai dengan hitungan modal bahan.
Untuk per porsinya Anda kenakan biaya Rp.45.000.
Jadi setiap Anda mendapatkan pesanan catering pernikahan Anda mendapatkan uang sebesar Rp.4.500.000.

Dari setiap 100 porsi pesanan Anda bisa mendapatkan keuntungan dari pendapatan dikurangi dengan modal bahan, dikurangi dengan biaya masak dan transportasi
( misal biayanya : Rp.500.000. ini diasumsikan Anda menggunakan jasa orang lain)
maka keuntungan bersih yang Anda dapatkan adalah Rp.4.500.000-Rp.2.250.000= Rp.2.250.000

dikurangi jasa juru masak dan transportasi Rp.500.000, maka keuntungan bersih Anda adalah Rp.1.750.000.

Tapi jika Anda menggunakan kendaraan dan memasak sendiri maka keuntungan bersih sebesar Rp.2.250.000.

4. Lamanya Balik Modal Usaha Catering di Jakarta

Nah untuk menghitung ROI usaha catering bisa menggunakan rumus seperti dibawah ini :
ROI usaha catering pernikahan = ( Total Penjualan catering pernikahan – Investasi (modal bahan catering) / investasi x 100%
Jadi investasi bahan catering per 100 porsi sebesar Rp 2.250.000 menghasilkan penjualan sebesar Rp 4.500.000, berarti diperoleh laba sebesar Rp 2.250.000
Maka secara sederhana perhitungan ROI usaha catering pernikahan dalam presentase adalah = ((Rp 4.500.000 – Rp 2.250.000) / Rp 2.250.000) x 100% adalah sebesar 100%.
Maka dapat disimpulkan tingkat ROI usaha catering adalah sebesar 100%.

Perhitungan analisa usaha catering pernikahan dan contoh proposal bisnis katering diatas adalah perhitungan wedding/pernikahan di desa. Untuk daerah perkotaan beda lagi perhitungan keuntungan bisnis katering. Seperti itulah kiranya gambaran lengkap untuk Analisa bisnis catering pernikahan, salah satu jasa catering yang sudah menerapkan adalah berkah catering.

Jasa catering murah di Jakarta dan JABODETABEK ini memanglah sudah banyak memakan asam garam di dunia bisnis pernikahan. Tidak hanya di Jakarta, berkah catering juga melayani area lainnya seperti catering di bekasi , depok , dan juga bogor. Sebagai jasa catering pernikahan di Bogor, berkah catering juga diunggulkan dengan letak dapur yang strategis antara depok dan bogor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.